Pengawasan jamur enoki di carrefour Tangcity

Pengawasan jamur enoki di carrefour Tangcity

Pengawasan jamur enoki di carrefour Tangcity



 


Tangerang 06/07/2020 -Dinas Ketahaan Pangan menlakukan pengawasan jamur Enoki yang menurut isu yang beredar bahwasannya jamur enoki berbahaya untuk dikonsumsi untuk itu sebagai Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten khususnya yang dibidang pengawasan pangan para petugas langsung bergegas untuk menindaklanjuti hal tersebut. Dalam upaya mewujudkan sistem jaminan mutu di Indonesia, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan standardisasi melalui Peraturan Pemerintah No.102 tahun 2000 tentang “Standardisasi Nasional” yang selanjutnya PP dimaksud dijabarkan di sektor pertanian melalui keputusan-keputusan Menteri Pertanian No.170 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Standardisasi Nasional di sektor pertanian. Dalam keputusan ini juga memuat tentang kebijakan sistem jaminan mutu di sektor pertanian.


 


            Penerapan jaminan mutu merupakan langkah penting bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pengakuan formal terkait dengan jaminan mutu yang diwujudkan dalam bentuk sertifikat. Sertifikat tersebut merupakan alat bukti penerapan sistem manajemen mutu dan menjadi jaminan terhadap dapat diterimanya suatu produk pertanian baik dipasar domestik, regional maupun internasional.


 


Keamanan pangan telah menjadi salah satu isu sentral dalam perdagangan produk pangan. penyediaan pangan yang cukup disertai terjaminnya keamanan, mutu dan gizi pangan dikonsumsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam pemenuhan kebutuhan pangan. tuntutan konsumen akan keamanan pangan yang juga turut mendorong kesadaran produsen menuju persaingan sehat yang berhhulu pada jaminan keamanan pangan bagi konsumen. untuk menjamin bahwa penanganan pangan hasil pertanian dilaksanakan dengan baik maka unit usaha pangan hasil pertanian harus mendapatkan pengakuan jaminan mutu pangan hasil pertanian, pengakuan tersebut diberikan setelah dilakukan penilaian terhadap pelaku usaha yang dinyatakan mampu dan memenuhi persyaratan.


 


Salah satu Kewenangan dan Fungsi Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) Provinsi Banten adalah Melaksanakan pelaksanaan sertifikasi pangan hasil pertanian ( Prima 2 dan Prima 3) dan menerbitkan sertifikat Prima 2 dan Prima 3 sebagai jaminan keamanan pangan. Sertifikat Prima 2 diberikan kepada pelaku usaha sebagai peringkat penilaian bahwa produk pangan segar asal tumbuhan yang dihasilkan aman dikonsumsi dan bermutu baik, sedangkan sertifikat Prima 3 diberikan kepada pelaku usaha sebagai peringkat penilaian bahwa produk pangan segar asal tumbuhan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi


Tujuan terlaksananya kegiatan ini adalah untukvPenyebarluasan informasi pentingnya keamanan pangan dan sertifikasi produk pangan segar asal tumbuhan, dan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para pelaku usaha pertanian untuk mendaftarkan produk pangan segar agar dilakukan sertifikasi. Serta memberikan jaminan mutu dan keamanan pangan


Ø  Memberikan jaminan dan perlindungan masyarakat / konsumen


Ø  Mempermudah penelusuran kembali dari kemungkin penyimpangan mutu dan keamanan  produk


Ø  Meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk


Menurut sumber dari: https://www.liputan6.com/bisnis/read/4294323/kementan-jamur-enoki-aman-dikonsumsi-asalkan-bukan-dari-korsel yang berjudul "Jamur Enoki Aman Dikonsumsi, Asalkan Bukan dari Korse"l. Beberapa waktu lalu sempat beredar informasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) menemukan produk jamur enoki dari Green Co Ltd asal Korea Selatan yang mengandung bakteri berbahaya Listeria monocytogenes.


Badan Ketahanan Pangan Kementan pun telah memerintahkan pada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki pada 22 Mei dan 19 Juni 2020 di PT Siklus Mutiara Nusantara.


Kendati begitu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi, mengatakan masyarakat diperbolehkan mengkonsumsi jamur enoki namun bukan berasal dari Korea Selatan dan bukan produksi dari Green Co Ltd. Masyarakat bisa mengkonsumsi merek lain misal dari China dan lainnya.


"Boleh dikonsumsi tapi bukan produksi Green Co dari Korea selatan, banyak produk di daerah lain yang masih ada jamur enoki tapi produk China, boleh dikonsumsi," kata Agung dalam konferensi pers Jamur Enoki, di Kementerian Pertanian, Kamis (2/7/2020).


"Menghimbau masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati, dalam mengkonsumsi jamur melakukan pengolahan minimal pada suhu 75 derajat celcius agar aman dikonsumsi," lanjut dia.


Pihak Kementan sendiri sudah menganalisis lebih lanjut bagaimana amannya mengkonsumsi jamur enoki, ternyata jamur enoki itu mati pada 75 derajat celcius, dan dalam waktu masak selama 5 menit.


Lebih lanjut Agung mengatakan, bahwa Badan Ketahanan Pangan sebagai otoritas kompetensi keamanan pusat, sudah melakukan langkah-langkah pencegahan, yakni lakukan meminta kepada importir untuk melakukan penarikan dan pemusnahan produk jamur enoki dari Green Co Ltd. korea Selatan yang tercemar.


Lalu, PT Green Box meminta PT Siklus Mutiara Nusantara, memusnahkan pangan tercemar pada tanggal 22 Mei 2020 dan 19 Juni 2020, yang disaksikan oleh perwakilan oleh perwakilan dari pelaku usaha dan BKP sejumlah 1.633 karton dengan berat 8.16t kg.


"Sebagai langkah preventif, BKP memerintahkan semua OKKP Daerah melakukan pengawasan Jamur Enoki asal Korea Selatan yang beredar," ujarnya.


Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again