HARGA PANGAN POKOK STRATEGIS PADA 13 KOMODITAS HARI INI; CABE RAWIT MERAH NAIK 50%

HARGA PANGAN POKOK STRATEGIS PADA 13 KOMODITAS HARI INI; CABE RAWIT MERAH NAIK 50%

HARGA PANGAN POKOK STRATEGIS PADA 13 KOMODITAS HARI INI; CABE RAWIT MERAH NAIK 50%

 

 

Serang, 25/08/21 – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten terus berupaya memantau Harga Pangan Pokok melalui Harga Pasar, dimana salah salah satunya melalui Informasi harga pangan lokal khususnya di Ibu Kota Serang per hari ini guna memanta perkembangan harga pangan pokok, terutama dimasa pandemi ini dimana PPKM Darurat sudah pada level 4, pentingnya kualitas control harga pangan pokok agar masyarakat dapat menjangkau kebutuhan sehari-hari. menurut sumber Enumerator Tingkat konsumen harga 13 Pangan Pokok masih terbilang normal tidak ada gejolak harga dari masing-masing komoditas.

 

Pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.  

Negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal.

 

Sebagai Negara dengan jumlah penduduk yang besar dan di sisi lain memiliki sumber daya alam dan sumber pangan yang beragam, Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara berdaulat dan mandiri, begitu juga di Banten.

 

Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung dan/atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan yang mengalami pengolahan minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan (blanching), dan/atau proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan kecuali pelapisan dengan bahan penolong lain yang diijinkan untuk memperpanjang masa simpan, yang dilakukan oleh Pelaku Usaha.