PEMULIHAN EKONOMI DAN REFORMASI STRUKTURAL

PEMULIHAN EKONOMI DAN REFORMASI STRUKTURAL



Enam Poin yang harus di perhatikan Pemerintah Daerah dalam Penyusunan APBD 2022

Menurut Sekjen Kemendagri Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si bahwa ada beerapa poin yang harus diperhatikan Pemerintah Daerah atau Pemda dalam Penyusunan APBD 2022 dimana diantaranya adalah :

1.       APBD 2022 harus memberikan Stimulus untuk mendukung Reformasi Struktural guna pemulihan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah

2.       Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mengubah budaya kerja /occupational culture dan focus pada budaya kerja baru, seperti melaksanakan kerja digital dalam pertemuan/rapat, dan mengurangi belanja yang tidak efesien sehinggabisa dialihkan untuk memberikan manfaat langsung kepada Masyarakat

3.       Penyusunan Program,  Kegiatan, Sub Kegiatan, dan Anggaran dalam APBD tahun 2022 dilakukan secara efsien, efektif, tidak bersifat rutinitas, tidak monoton, dan tetap antisipatif, respontif, serta fleksibel dalam menghadapi dinamika pandemi dan perekonomian

4.       Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota agar meningkatkan iklim investasi dan berusaha di daerah serta pengmbangan ekspor sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu berupa pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lai-lain PAD yang sah.

5.       Menerapkan kebijakan umum transfer ke daerah dan dana desa tahun 2022 antara lain dana transfer umum untuk peningkatan kualitas umum publik, pemulihan ekonomi, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan penambahan belanja Kesehatan Prioritas. Memprioritaskan penggunaan dana desa diantaranya untuk program perlindungan sosial dan penanganan Covid-19 serta mendukung sektorpublik. Dana transfer khusus untuk perbaikan kualitas belanja daerah untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antar daerah

6.       Guna mengantisipasi keadaan darurat termasuk keperluan mendesakakibat pandemi Covid-19 atau bencana lainnya yang tidak bisa diprediksi Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota agar menambahkan alokasi belanja tidak terduga dalam APBD tahun 2022 sebesar 5% (lima persen) sampai 10% sepuluh persen) dari APBD tahun 2021

Poin – poin diatas disampaikan saat keterangan pers secara virtual terkait kemendagri minta Pemerintah Daerah perhatikan enam poin krusial dalam penyusunan APBD Tahun 2022 kamis (2/9/2021)

“Enam Poin krusial ini, merupakan arahan dari Bapak Presiden agar semua Pemda baik Provinsi dan Kabupaten/Kota mengetahuinya dengan baik terkait dengan penyusunan APBD TA 2022”  pungkas Bapak Sekjen Kemendagri