Visi Misi


VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI BANTEN

TAHUN 2017-2022

A.  Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

VISI

Memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomo 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, bahwa Organisasi Perangkat daerah (OPD) sudah tidak merumuskan dan menetapkan visi dan misi OPD lagi, tetapi langsung mengarah dan mempedomani visi dan misi kepala daerah.

Adapun visi Kepala Daerah Provinsi Banten Tahun 2017-2022, yaitu : “Banten Yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah”, dimana visi ini mengandung arti dan makna sebagai berikut :

Provinsi Banten yang  Maju  berarti adanya perubahan dan kondisi semula ke arah yang lebih baik.  Cara-cara  lama dalam mengelola pemerintahan ditinggalkan, selanjutnya cara baru dalam mengelola permerintahan yang menerapkan  prirìsip – prinsip  good governanace.   Beberapa indikator indikator pengeloiaan pemerintahan yang lebíh maju adalah: adanya inovasi dalam tata kelola pemerintahan  (lebih efisien, efektif, transparan, akuntabel disertal perbaikan hubungan kelembagaan dengan kabupaten/kota), dan adanya perubahani mindset atau perubahan budaya lama yang tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat.

 Provinsi Banten yang  Mandiri mengacu pada kemampuan keuangan daerah untuk mendukung dan menjalankan pembangunan daerah.  Suatu daerah dikatakan mandiri bila pendapatan asli daerahnya dalam APBD cukup dominan, sehingga tidak tergantung oleh  bantuan atau subsildi pemerintah pusat. Beberapa indikator Mandiri disini menunjukkan kemampuan fiskal yang cukup untuk merealisasïkan berbagai program pemerintah daerah.

Provinsi Banten yang  Berdaya Saing  berarti kemampuan daerah mengelola dan mengembangkan segenap potensi yang dimiliki serta menghilangkan berbagal hambatan sehingga berhasil menjadi tujuan investasi dibandingkan dengan daerah lainnya. Beberapa parameter berdaya saing ini, berupa kemudahan, fasilitasi   dan  daya tarik ìnvestasi di provinsi Banten seperti infrastruktur yang memadai, keamanan yang terjamin,  pelayanan perijinan  yang mudah dan  berkepastian hukum, sumber daya manusia yang berkualitas, serta ketersediaan energi.  

 Provinsi Banten yang  Sejahtera berarti kemampuan daerah  dalam mengelola aspek manusia yang diukur dengan pencapian  angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Beberapa parameter Sejahtera,   diukur dengan   angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) , yang pencapaiannya  melalui  kontribusi tiga  indikator utama yaítu pencapaian indikator pendidikan, pencapaian indikator kesehatan, dan pencapaian indikator  daya beli masyarakat.

 Provinsi Banten yang  AkhIakul  Karìmah  berarti  harapan daerah dalam menekankan pada perilaku kehidupan masyarakat dan pemerintah yang mencerminkan penerapan nilai-nilai agama , yaitu nilai-nilai yang sesuai dengan hakikat ketuhanan, keberadaan manusia berserta alam seìsinya.  Beberapa parameter akhlakul karimah ini, tingkat kerukunan umat beragama pada masyarakat , implemetasi terhadap rumusannya pada lingkungan  aparatur permerintahan daerah, dan lingkungan pendidikan  dengan partisipasi tokoh masyarakat dan alim ulama di provinsi Banten.

Adapun misi kepala daerah yang telah ditetapkan

MISI
Misi adalah pernyataan tentang upaya yang harus dilakukan  dalam usaha mewujudkan Visi. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan Visi Provinsi Banten 20172022 tersebut akan ditempuh melalui lima  misi pembangunan daerah sebagai berikut :
1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) 2. Membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur. 3. Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan Pendidikan  berkualitas. 4. Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan Kesehatan   berkualitas. 5. Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Memperhatikan visi dan misi kepala daerah tersebut maka Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, mengampu pada capaian misi ke-1 & 5 yaitu :

1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance)

2. Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi

 

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi suatu organisasi, yaitu sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu suatu perencanaan. Sedangkan Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan organisasi, yaitu hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai, serta dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Berdasarkan Rencana Stratejik (Renstra) Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Tahun 2017-2022, yaitu :

Tujuan yang ingin diwujudkan adalah :

1. Mewujudkan kelembagaan pemerintahan daerah yang berakhlakul kariman dengan efektif, efisien,transparan, akuntabel,dan  sumber daya aparatur berintegritas,   

    berkompetensi serta melayani masyarkat;

2. Meningkatnya Kelancaran Distribusi dan Penguatan Cadangan Pangan.

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan organisasi, yaitu hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai, serta dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan.

Sasaran yang ingin dicapai adalah :

1. Penyelenggaraan Pemerintahan yang Akuntabel, Efektif,  dan efisien

2. Tersedianya informasi pasokan, harga dan akses pangan komoditas pangan strategis di 8 Kabupaten/Kota.

                                      Tabel 1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Ketahanan Pangan (Renstra Th 2017-2022)

 

No

 

Tujuan

 

Sasaran

Indikator Kinerja

Target Kinerja Sasaran

Pada Tahun Ke-

1

2

3

4

5

1

Mewujudkan kelembagaan pemerintahan daerah yang berakhlakul karimah dengan efektif, efisien, transparan, akuntabel,dan sumber daya aparatur berintegritas, berkompetensi serta melayani masyarkat

Penyelenggaraan Pemerintahan yang Akuntabel, Efektif, dan efisien

Capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (%)

2,80

3,00

3,20

3,40

3,60

2

Meningkatnya Kelancaran Distribusi dan Penguatan Cadangan Pangan

Tersedianya Informasi pasokan, harga dan akses pangan komoditas pangan strategis di 8 Kab/Kota

Ketersediaan pangan  (%)

95,1

96,3

97,5

98,8

100

Tingkat Ketersediaan Energi dan Protein, (%)

85

 

85

90

95

100

Tersedianya dokumen Kebijakan Infrastruktur sumberdaya pangan, (dokumen)

4

4

4

4

4

Tersedianya dokumen Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi (Dokumen)

4

4

4

4

4

Tertanganinya 30 Kecamatan Rawan Pangan (4 Kabupaten ) berdasarkan indikator NCPR (Kecamatan)

6

6

6

6

6

Keterjangkauan/ akses pangan (%)

82,5

85,5

87,5

95,5

100

Tersedianya Informasi pasokan, harga dan pangan komoditas pangan strategis di 8 Kab/Kota (%)

100

100

100

100

100

Pengelolaan dan penyediaan cadangan pangan pemerintah daerah  (Ton)

200

200

200

200

200

Mengembangkan penguatan kelembagaan distribusi pangan masyarakat (LDPM, Gapoktan/PUPM dan TTI ),

(Lembaga/Unit)

7 lembaga / 26 lembaga  / 5 unit

7 lembaga / 26 lembaga  / 5 unit

7 lembaga / 26 lembaga  / 5 unit

7 lembaga / 26 lembaga  / 5 unit

8 lembaga / 26 lembaga  / 5 unit

Tingkat Capaian layanan Pengelolaan dan penyaluran Rastra/BPNT (100%)

100

-

-

-

-

Pemanfaatan Pangan  (%)

90

90

90

90

90

Capaian Tingkat Konsumsi Energi minmal 2150/Kkl/Kap dan Tingkat Konsumsi Protein 57/Gram/Kap/Hari, (%)

100

100

100

100

100

Meningkatnya Skor Pola Pangan Harapan (PPH) (skor PPH)

87,06

88,42

89,78

91,14

92,50

Tingkat Keamanan PSAT yang dikonsumsi oleh Masyarakat (%)

90

90

90

90

90

 

 

 

  1. Strategi dan Arah Kebijakan Ketahanan Pangan

 

Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi daerah. Sedangkan kebijakan adalah arah/tindakan yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. Strategi dan kebijakan dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran pembangunan ketahanan pangan tahun 2017-2022 yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan sebagai penjabaran dari strategi dan arah kebijakan RPJMD Provinsi Banten tahun 2017–2022 sebagaimana tersebut di atas adalah sebagai berikut :

Tabel 2. Sasaran, Strategi dan Kebijakan Dinas Ketahanan Pangan

 

VISI: Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan

Berakhlakul Karimah

Misi: Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governance)

TUJUAN

SASARAN

STRATEGI

ARAH KEBIJAKAN

Mewujudkan kelembagaan pemerintahan daerah yang

berakhlakul karimah dengan efektif, efisien,transparan,

akuntabel,dan sumber daya aparatur berintegritas,

berkompetensi serta melayani masyarkat

 

Tercapainya Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Akuntabel, Efektif dan Efisien

Meningkatkan pelayanan publik yang dilakukan setiap perangkat daerah yang melayani langsung kepada masyarakat

Melakukan standarisasi bisnis proses pada setiap perangkat daerah dan mendetailkannya pada standard operasional dan prosedur (SOP) pelayanan, serta meminta respon angket langsung untuk menuju pelayanan

prima

 

 

Misi: Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi

Meningkatnya Kelancaran Distribusi dan Penguatan Cadangan Pangan

Tersedianya Informasi pasokan, harga dan akses pangan komoditas pangan strategis di 8 Kab/Kota

Meningkatkan ketahanan pangan

dengan upaya meningkatkan

Ketersediaan Pangan, mengoptimalkan

Sumberdaya Pangan, Cadangan

Pangan dan Distribusi Pangan.serta

kestabilan harga pangan

Peningkatan Ketersedian Pangan yang

di dukung oleh Infrasruktur yang

berkualitas untuk menjamin kestabilan

stok pangan daerah


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan