PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN SEGAR DI PASAR BARU MERAK


PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN SEGAR DI PASAR BARU MERAK

Merak, 31 Mei 2018
Pengawasan Keamanan Pangan yang di lakukan di Pasar Baru Merak berlangsung dengan lancar dengan hasil yang sangat memuaskan, kedatangan tim dari dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten disambut baik oleh Kepala UPTD Pasar Baru Merak yaitu Bpk. Ilham mereka sangat senang dengan adanya kegiatan pengawasan keamanan pangan ini, hal ini dilakukan dengan tujuan agar pangan yang dikonsumsi masyarakat dapa terpantau dapat terawasi keamanannya agar pangan yang dikonsumsi masyarakat terbebas dari penggunaan bahan kimia yang berlebih yang berdampak buruk bagi kesehatan manusi jika dibiarkan dalam jangka lama. Untuk itu tim dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten bekerja sama dengan UPTD setempat agar dapat bersinergis. Dari beberapa hasil yang di temukan kaebanyakan dari sampel yang di ambil adalah berupa Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT)  dimana sasarannya adalah jenis sayuran kebutuhan sehari-hari di dalam rumah tangga, pengambilan sampel dilakukan secara random dari beberapa pedagang yang ada di pasar Baru Merak Banten. Lokasi pasar tidak jauh dari pelabuhan internasional yaitu pelabuhan Merak Banten tepatnya berada di sebelah utara dari pelabuhan dalam pengawasan kali ini tim dibantu oleh petugas dari UPTD Pasar Baru Merak yaitu Bpk. Ahmad beliau adalah salah seorang staf dari UPTD Pasar Baru Merak beliau sangat antusias sekali dalam mebantu pengambilan sampel di pasar.
 
Ibu Yeni Susilowati bersama Kepala UPTD Pasar Baru Merak Bpk. Ilham


Pengawasan kemanan pangan dilakukan untuk mencegah terjadinya pangan berbahaya yang beredar yang selama ini marak terjadi dan meresahkan masyarakat sehingga dengan dilakukannya operasi pasar dapat menimbulkan efek jera pda pelaku usaha atau pedagang pasar baik pemasok ataupun petaninya dengan diberikan warning bahwa penggunaan bahan berbahaya tersebut sangat merugikan kesehatan dan tidak baik untuk dikonsumsi, secara langsung efek dari bahan kimia yang terkontaminasi dengan sayuran atau buah-buahan mungkin tidak terasa bagi konsumennya namun pada jangka tertentu baru akan timbul akibatnya sehingga secara tidak sadar banyak masyarakat yang belum tau dampak buruk dari penggunaan bahan kimia tersebut, karena kebanyakan para petani yang masih awam mereka berinisiatif bahwa untuk mencegah hama pada tanaman mereka solusi bagi mereka adalah dengan menggunakan pestisida atau bahan lain yang dapat menghancurkan hama tersebut, begitu pula pada pangan hasil olahan biasanya demi menjaga keutuhan produk dan untuk peyimpanan yang berjangka panjang sehingga mereka mengguakan bahan pengawet seperti formalin dan borax, mereka tidak tahu dampaknya bagi para konsumen melainkan yang mereka pikirkan  hanyalah hasil dari produksi mereka yang tahan lama.