Tepung Sagu dan Kegunaannya


Tepung Sagu dan Kegunaannya

Pohon Sagu yang sedang berbuah

Diambil dari artikel  Wikipedia Menurut sumber informasi yang diperoleh dari laman wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas bahwasannya sagu merupakan tepung atau olahan yang diperoleh dari pemrosesan teras batang rumbia atau "pohon sagu" (Metroxylon sagu Rottb.). Tepung sagu memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan tepung tapioka. Dalam resep masakan, tepung sagu yang relatif sulit diperoleh sering diganti dengan tepung tapioka sehingga namanya sering kali dipertukarkan, meskipun kedua tepung ini berbeda.
Sagu merupakan makanan pokok bagi masyarakat di Maluku dan Papua yang tinggal di pesisir. Sagu dimakan dalam bentuk papeda, semacam bubur, atau dalam olahan lain. Sagu sendiri dijual sebagai tepung curah maupun yang dipadatkan dan dikemas dengan daun pisang. Selain itu, saat ini sagu juga diolah menjadi mi.
Sebagai sumber karbohidrat, sagu memiliki keunikan karena diproduksi di daerah rawa-rawa (habitat alami rumbia). Kondisi ini memiliki keuntungan ekologis tersendiri, walaupun secara ekonomis kurang menguntungkan (menyulitkan distribusi).

Pemanenan sagu
Sagu dipanen dengan tahap sebagai berikut:
1. Pohon sagu dirubuhkan dan dipotong hingga tersisa batang saja.
2. Batang dibelah memanjang sehingga bagian dalam terbuka.
3. Bagian teras batang dicacah dan diambil.
4. Teras batang yang diambil ini lalu dihaluskan dan disaring.
5. Hasil saringan dicuci dan patinya diambil.
6. Pati diolah untuk dijadikan tepung atau dikemas dengan daun pisang (dinamakan "basong" di Kendari).
Pohon sagu dapat tumbuh hingga setinggi 20 m, bahkan 30 m. Dari satu pohon dapat dihasilkan 150 sampai 300 kg pati. Suatu survei di Kabupaten Kendari menunjukkan bahwa untuk mengolah dua pohon sagu diperlukan 4 orang yang bekerja selama 6 hari.
Tanaman sagu dapat berperan sebagai pengaman lingkungan karena dapat mengabsorbsi emisi gas karbondioksida yang berasal dari lahan rawa dan gambut ke udara (Bintoro 2008)


Kandungan gizi
Tepung sagu kaya dengan karbohidrat (pati) namun sangat miskin gizi lainnya. Ini terjadi akibat kandungan tinggi pati di dalam teras batang maupun proses pemanenannya.
Seratus gram sagu kering setara dengan 355 kalori. Di dalamnya rata-rata terkandung 94 gram karbohidrat, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10 mg kalsium, 1,2 mg besi, dan lemak, karoten, tiamin, dan asam askorbat dalam jumlah sangat kecil.

Manfaat Tepung Sagu Untuk Maag Kronis
Salah satu makanan yang bisa anda konsumsi untuk meredakan gejala sakit maag sekaligus mengobati penyakit maag kronis yang anda derita adalah sagu.
Sagu merupakan salah satu jenis pangan pokok yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah efektif dalam meredakan gejala serta mengobati penyakit maag.
Diantara jenis pangan pokok lainnya sagu merupakan makanan pokok yang paling sedikit mengandung kadar gula yang berbahaya bagi tubuh.
Kandungan gizi pada sagu :
• Karbohidrat 94 gr Memiliki sekitar 355 kalori/100 gr
• Protein 0,2 gr
• Serat 0,5 gr
• Kalsium 10 mg
• Zat Besi 1,2 mg
Nah ketika penyakit maag kronis yang anda derita menyerang, maka sagu bisa mejadi alternatif pengobatan maag kronis yang anda derita.
Dimana cara ini tentunya lebih sehat dan aman dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obatan kimia.
Dan bagi anda yang ingin mengobati penyakit maag dengan tepung sagu maka berikut kami berikan informasi bagaimana cara membuat ramuannya.
 
Bahan-bahan :
• Tepung sagu
• Garam secukupnya
• Air hangat
• Gula aren

Cara Membuatnya :
Ambil tepung sagu sebanyak 3-5 sendok makan lalu tuangkan pada gelas berukuran sedang lalu berilah air hangat  lalu aduklah hingga merata dan jangan sampaai terlalu kental, buatlah menjadi tidak encer dan tidak kental  (sedang sedang saja).
Tambahkan gula aren yang sebelumnya telaah dihaluskan. kemudian berilah garam sedikit dan aduklah hingga merata.
Aturan Minum :
Minum 3 kali sehari 0,5 jam sebelum makan selama 1 bulan.
Penting !!! Selama 1 bulan sementara jangan makan/ minum Kopi, pedas, manis berlebih, tape ketan, asin berlebih dan susu.
Efek Samping :
Untuk maag yang sudah kronis biasanya setelah minum ini perut suaranya bergemuruh, agak kembung dan sering kentut dengan bau yang amit-amit.
Tapi efek ini sebenarnya adalah tanda bahwa tepung sedang bekerja dengan baik dalam proses penyembuhan.
Penting ! jangan pernah mencoba untuk menahan kentut tersebut karena perut akan kembung dan makin sakit perut.
Sumber ; http://qncobatmaag.com/tepung-sagu-untuk-maag-kronis

 


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan