RAPAT EVALUASI PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI DAN KEMANAN PANGAN



RAPAT EVALUASI PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI DAN KEMANAN PANGAN


Serang, 11/12/18- Ketahanan pangan merupakan salah satu syarat penting menurunkan angka kelaparan dan kemiskinan sebagai target pertama dari MDGs dan mencapai Kesejahteraan rakyat. Kemiskinan merupakan penyebab ketidak tersediaan pangan di tingkat keluarga sehingga terjadi kekurangan Gizi. Kurang gizi berdamapak terhadap tingginya angka kesakitan pada anak. Perbaikan gizi dapat dilaksanakan tanpa harus menunggu rakyat bebas dari kemiskinan. Program pangan dan gizi disusun untuk mengatasi permasalahan pangan dan gizi. Tujuan program pangan dan gizi adalah untuk menyediakan pangan dalam jumlah jenis dan mutu yang baik guna mencapai status gizi yang baik pula. Sasaran perbaikan gizi PJP II diantaranya adalah terwujudnya kesadaran gizi yang tinggi di masyarakat yang beragam dan bermutu gizi seimbang.
Pangan merupakan elemen penting dalam siklus kehidupan yang menjadi hak asasi manusia untuk mendapatkannya dalam jumlah dan mutu yang diinginkan. Peran pangan yang sangat strategis tersebut mewajibkan pemerintah untuk mewujudkan Ketahanan pangan yang sangat menentukan keberlanjutan bagi kehidupan berbangsa dan bertanah air. Ketahanan pangan merupakan sallah satu syarat penting menurunkan angka kelaparan dan kemiskinan sebagai target pertama dari MDGs dan mencapai kesejahteraan rakyat.
Ketahanan pangan minimal harus ada dua unsur pokok, yaitu ketersediaan dan aksebelitas masyarakat. Tujuan dari ketahanan pangan harus diorentasikan untuk pencapaian pemenuhan hak atas pangan, peningkatan kualitas sumberdaya manusia, dan ketahanan pangan nasional dan lokal.