PENYALURAN BANTUAN CADANGAN PANGAN DI DAERAH RENTAN RAWAN PANGAN
Sumber Gambar :PENYALURAN BANTUAN CADANGAN PANGAN DI DAERAH RENTAN RAWAN PANGAN

-Serang 7 Oktober 2026
Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Salurkan Bantuan Beras Biofortifikasi bagi Masyarakat Rentan Rawan Pangan
Dalam rangka mendukung penanganan kerawanan pangan serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkualitas, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Penyaluran Bantuan Beras Biofortifikasi Cadangan Pangan di Daerah Rentan Rawan Pangan melalui Program Penanganan Kerawanan Pangan Tahun 2026, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di tiga kabupaten di Provinsi Banten, yaitu Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan intervensi pangan kepada masyarakat di wilayah yang memiliki kerentanan terhadap kondisi rawan pangan.

Kegiatan diawali dengan ceremonial pemberangkatan bantuan beras biofortifikasi yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten. Setelah pemberangkatan, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan dan penyaluran bantuan secara langsung kepada masyarakat di Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Bupati Pandeglang, dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Camat Kaduhejo, serta pihak transporter dari PT Pos Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam memastikan proses penyaluran bantuan pangan dapat berjalan secara tertib, tepat sasaran, dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan berupa beras biofortifikasi merupakan salah satu bentuk intervensi Pemerintah Provinsi Banten melalui cadangan pangan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang berada di wilayah rentan rawan pangan. Selain sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan, bantuan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat melalui pangan yang memiliki kandungan gizi lebih baik.