HASIL MONITORING PENGAWASAN HARGA DAN MUTU BERAS TAHUN 2026 DI PROVINSI BANTEN

Sumber Gambar :

HASIL MONITORING PENGAWASAN HARGA DAN MUTU BERAS TAHUN 2026 DI PROVINSI BANTEN

Yth.

1. Bpk. Kadis

2. Bpk. Kabid KSP

Mohon izin menyampaikan hasil Monitoring Pengawasan Harga dan Mutu Beras Tahun 2026 di Provinsi Banten yang dilaksanakan pada Senin, 27 September 2026 di Pasar Baros, ritel modern, dan penggilingan wilayah Kabupaten Serang.

Tujuan:

Pengawasan bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga beras serta menjamin mutu beras sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Pelaksanaan:

Pengawasan dilaksanakan oleh perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Prov. Banten, perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Banten, perwakilan Polres Kab. Serang, dan perwakilan Dit. Ketersediaan Pangan, Bapanas.

Poin-Poin Hasil Pengawasan:

1. Pasar Baros, Kab. Serang

Toko Beras Lolli

* Beras Medium: Rp 14.800/kg

* Beras SPHP: Rp 12.000/kg

* Beras berasal dari wilayah Ciruas, Kab. Serang atau Kasemen Kota Serang dengan harga beli Rp 14.500/kg.

* Stok beras medium saat ini sekitar 4 ton dan beras SPHP stok kosong.

* Penjualan beras saat ini sedang menurun dibandingkan bulan sebelumnya karena adanya bantuan pangan beras untuk masyarakat.

 

Toko Beras Kiki

* Beras Medium: Rp 14.600/kg

* Beras SPHP: Rp 12.000/kg

* Beras berasal dari wilayah Ciruas dan Pontang Kab. Serang dengan harga beli Rp 14.000/kg.

* Stok beras sekitar 4 ton dan beras SPHP saat ini sekitar 500 kg.

 

Toko Beras H. Jana 3 Saudara

* Beras Medium: Rp 13.800-14.000/kg

* Beras SPHP: Rp 12.000/kg

* Beras medium berasal dari Cimanuk dengan harga beli beras Rp 13.500/kg.

* Stok beras medium saat ini kurang dari 7 ton dan beras SPHP kurang dari 1 ton.

2.Alfamidi Bros (Ritel Modern)

* Beras Premium: Rp 14.900/kg merk Punokawan

* Beras SPHP: Rp 12.500/kg

* Stok beras premium ada 3 kantong atau 30 kg dan beras SPHP 2 kantong atau 10 kg.

 

3. Penggilingan Padi Pak Suhendar

* Kapasitas penggilingan sekitar 1 Ton beras/hari dimana penggilingan dilakukan 2-3 hari sekali.

* Rendemen gabah sebesar 50%-51% karena panen padi masih menggunakan metode manual.

* Penggilingan membeli GKP dari petani di sekitar penggilingan dengan harga 6.700/kg dan hasil beras dijual dengan harga Rp. 13.200-13.600/kg menyesuaikan rendeman beras yang dihasilkan.

* Beras dijual ke penduduk dan ke toko-toko beras di sekitar penggilingan.

* Stok GKG saat ini ada sekitar 8-9 Ton dan stok beras sekitar 175 kg.

* Saat ini produksi padi masyarakat sekitar turun hingga 50% akibat cuaca kemarau, serangan wereng, dan hama penyakit penggerek batang, serta serangan tikus.

4. Secara umum kondisi ketersediaan beras di Pasar Baros tersedia dengan jumlah yang cukup. Di Pasar Baros hanya tersedia beras medium dan tidak ada beras premium karena menurut pedagang harga beras premium dinilai terlalu mahal bagi konsumen. Kondisi harga medium di pasar Baros masih stabil namun di atas HET. Ketersediaan beras di ritel modern, saat ini tersedia beras SPHP, beras premium dan beras khusus.

Rencana Tindak Lanjut:

1. Memperkuat koordinasi antara Satgasda/Satgasres, Dinas Pangan/Perdagangan, Perum BULOG, dan pemangku kepentingan daerah untuk menjaga ketersediaan, kelancaran distribusi, harga, dan mutu beras.

2. Mendorong pemerataan distribusi SPHP, khususnya pada titik penjualan yang ketersediaannya masih terbatas.

3. Memberikan edukasi kepada pedagang pasar mengenai ketentuan HET Beras Medium, Beras Premium, dan Beras SPHP sebagai acuan dalam pembelian beras dari distributor/supplier.


Share this Post