PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH LEBAK 21 JULI 2026
Sumber Gambar :PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH
.jpeg)
Lebak, 21 Juli 2026
Beras menjadi salah satu komoditas yang memberikan pengaruh besar terhadap inflasi dan kondisi ekonomi di Provinsi Banten. Produksi Gabah Kering Giling (GKG) Provinsi Banten tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar 1,7 juta ton, dengan potensi surplus sekitar 124 ribu ton.
Meskipun mengalami surplus, harga beras di Banten masih tinggi karena sebagian besar gabah dijual ke luar daerah, kemudian kembali dipasarkan ke Banten dalam bentuk beras dengan harga yang lebih mahal.
Wilayah Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang merupakan sentra produksi padi utama di Banten sehingga perlu didorong pengembangan industri penggilingan dan hilirisasi di daerah tersebut.Hasil Focus Group Discussion (FGD) menunjukkan kendala utama adalah masih terbatasnya kapasitas dan kualitas mesin penggilingan padi (rice milling), yang sebagian besar sudah berusia tua dan membutuhkan modernisasi.
Pemerintah berupaya mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan, seperti perbankan, BPR, lembaga pembiayaan, dan penyedia modal lainnya, agar investasi modernisasi penggilingan padi dapat terealisasi. Disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga memerlukan dukungan pembiayaan dari sektor perbankan, investasi swasta, dan lembaga keuangan.
Pemerintah akan memfasilitasi pembentukan ekosistem pembiayaan yang mendukung pengembangan industri pengolahan padi, sehingga surplus gabah dapat diolah di Banten dan menghasilkan nilai tambah bagi petani serta meningkatkan perekonomian daerah.
Diharapkan melalui peningkatan kapasitas penggilingan dan dukungan pembiayaan, Banten mampu memperkuat hilirisasi sektor perberasan, meningkatkan daya saing, serta menjaga stabilitas harga beras di daerah. Direncanakan kunjungan ke Lebak Niaga sebagai tindak lanjut pembahasan kerja sama pembiayaan. Ditargetkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dapat terlaksana pada akhir Agustus atau awal September. Setelah PKS ditandatangani, pencairan pembiayaan ditargetkan dilakukan sekitar satu minggu kemudian.
.jpeg)
Pertemuan dihadiri oleh perwakilan BRI sebagai calon mitra pembiayaan, dengan semangat membangun kolaborasi bersama lembaga keuangan lainnya.
Skema pembiayaan akan disusun secara matang dengan memperhatikan kebutuhan, kelayakan, serta aspek jaminan agar pembiayaan tetap aman (secure) bagi seluruh pihak dan tidak memberatkan penerima pembiayaan. Dana pembiayaan akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan mesin serta pengembangan usaha sesuai rencana.
Seluruh pihak berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal.
Diharapkan sinergi antara Lebak Niaga, BRI, Bank Banten, Bank BJB atau Bank Himbara lainnya, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mewujudkan program pembiayaan yang sukses, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi semua pihak. Dan harapan agar seluruh rencana dapat berjalan sesuai jadwal, memberikan hasil yang optimal.
-------------------
*Komitmen PT. Lebak Niaga (Perseroda)*
PT. Lebak Niaga (Perseroda) berkomitmen untuk mendukung kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Lebak melalui peran sebagai: 1. Offtaker utama gabah petani di Kabupaten Lebak dengan menjamin penyerapan hasil panen petani. 2. Pengelola Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Pusat pengolahan beras modern yang menghasilkan beras berkualitas dan berdaya saing. Mitra strategis Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi pangan. Mitra strategis perbankan dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor pertanian. Penggerak hilirisasi komoditas padi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian di Kabupaten Lebak.
*Target Jangka Menengah* Dalam jangka menengah, PT. Lebak Niaga menargetkan untuk: - Meningkatkan penyerapan gabah hasil panen petani. - Memperluas kemitraan dengan Gapoktan dan kelompok tani. - Memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah Daerah. - Mewujudkan Kabupaten Lebak sebagai sentra produksi beras berkualitas di Provinsi Banten. - Meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan rantai pasok dan hilirisasi komoditas padi.